Nasihat Waki’ – A war against piracy declaration!!

شَكَوْتُ إلَى وَكِيعٍ سُوءَ حِفْظِي     فَأرْشَدَنِي إلَى تَرْكِ المعَاصي

وَأخْبَرَنِي بأَنَّ العِلْمَ نُورٌ      ونورُ الله لا يهدى لعاصي

Syair diatas menceritakan tentang nasihat dari Imam Waki’, untuk muridnya, Imam Syafi’i ketika sang murid mengadu tentang sulitnya menghapal pelajaran. Sang Guru kemudian menjelaskan bahwa Ilmu itu adalah cahaya. Tidak akan sekali-kali cahaya Allah (dalam hal ini adalah ilmu) akan diberikan kepada orang yang berbuat maksiat.

Syair ini saya dengar pertama kali dari group nasyid Hijaz sekitar  3 tahun yang lalu. Seorang kawan yang kini menuntut ilmu di negeri jiran yang memperkenalkannya. Ketika akhirnya beberapa hari yang lalu saya mendengarkannya kembali, syair ini memberikan sedikit banyak jawaban keresahan saya. Yah, harus saya akui, ketika dulu pertama kali mendengarkan, saya hanya terlena pada lagunya, bukan maknanya. Turunnya hidayah ternyata tidak  semudah yang kita bayangkan kawan.

Pesan yang disampaikan oleh syair ini bagi saya cukup sederhana dan jelas. Ilmu (cahaya) tidak akan pernah bisa bersanding dengan kemaksiatan (kegelapan).  Saya akan persempit maknanya dalam ilmu hapalan karena Imam Syafi’i  bertanya tentang susahnya hapalan beliau-sama persis dengan amat sangat mudah lupanya saya akan ilmu yang baru saja saya peroleh.

Setelah saya telusuri, ternyata instrumen pendukung saya dalam memperoleh ilmu hampir semuanya produk maksiat. Maksud saya, kebanyakan buku yang saya baca adalah buku fotokopian, software yang saya pakai adalah software bajakan, dan kadangkala makanan yang saya makan juga produk analisa software bajakan tersebut (becak-an). Naudzubillahi min dzalik. Saya tidak akan membuka ruang diskusi tentang halal haramnya bajakan dan fotokopian, karena jelas, Islam menghargai ilmu dan kreatifitas seseorang. Kalau penciptanya tidak ingin menggratiskan, itu adalah hak dia untuk dihargai. Berapapun harganya. Jadi haram hukumnya fotokopi dan membajak software. Apalagi yang saya lakukan, udah software bajakan, dapet duit banyak lagi dari software bajakan itu. Hehehe

Mungkin inilah, salah sedikit dari sekian banyak maksiat yang bikin cahaya ilmu ogah nempel lama-lama di badan ini. Saya ber-azzam, mulai saat ini akan saya kurangi sedikit demi sedikit barang bajakan ini. Langkah pertama yang telah saya lakukan adalah : menghapus MP3 lagu-lagu cengeng donlotan seorang kawan dari salah satu situs unduh gratis terbesar. Meskipun alasan terkuatnya adalah karena tidak pernah saya putar MP3nya, yah sekaligus memerangi pembajakan bukan? ;p. InsyaAllah akan istiqomah sampai semuanya berganti label “ASLI”. Mulai dari software, buku, dan semuanya. I declare WAR TO PIRACY!!!

By the way, arti dari syair diatas adalah :

Aku mengadu kepada Imam Waki’ tentang buruknya hafalanku

Maka beliau menasehatiku untuk meninggalkan maksiat

Dan beliau berkata padaku bahwa ilmu itu cahaya

Dan Allah sekali kali tidak akan memberikan cahaya pada orang-orang yang melakukan maksiat

Semoga bermanfaat kawan! 🙂

Idanisme

Bapak (baru) satu putra yang kadang kadang nulis.

2 thoughts on “Nasihat Waki’ – A war against piracy declaration!!

  1. bener banget mas wild, lagu2 cengeng itu bisa bikin diri jadi lemah. hatinya suka ngeluh, dan kelemahan2 lain. aku mending lagu yang gak ngerti artinya, haha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s