Acuh dan Tuhan

Hari ini, dr kaca mobil aku melihat seekor anak ayam
Warnanya hitam
Ukuran badannya sekepalan tanganku
Dia tersuruk-suruk menghindari motor yang hampir saja melindasnya
Anak ayam itu mencicit terbungkuk bungkuk
Sepertinya sedang sakit, atau mungkin kakinya patah sebelah

Hatiku mengatakan aku harus berhenti

Tapi dering handphone yang menjerit jerit, laju mobil yg kencang, dan driver yg hanya mengerti 10 kata dlm bhs inggris memaksaku mengacuhkan si anak ayam
Kupalingkan muka dan kuserahkan tugas menyelamatkan anak ayam pada Tuhan

Idanisme

Bapak (baru) satu putra yang kadang kadang nulis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s