Barakah

Ibu saya berangkat ke Banjarmasin. Sebelum berangkat, kami bertemu dulu di bandara Juanda. Seperti kebiasaan beliau kalau putranya akan berangkat keluar kota atau kami bertemu diluar kota, ibu akan selalu membungkuskan makanan. Buatan sendiri. Pagi itu, saya mendapatkan 1 kresek kripik tempe dan 1 bungkus nasi lengkap.

Ketika mondok di Jombang, kami selalu diingatkan akan pentingnya barakah. Barakah adalah bertambah atau berkembangnya nilai dari sesuatu.

“Tak jupuke barakahmu” kata seorang rekan yang baru pertama kali buka warung kopi dan saya jadi pelanggan pertama yang membeli kopi di tempatnya. Maksudnya sih karena saya dengan senang hati (sekalipun dia bilang gratis buat saya) membayar untuk secangkir kopi tadi. Saya senang dan berdoa semoga uang pembayaran saya bisa bermanfaat lebih bagi perkembangan warungnya. Dengan ijin Allah tentu.

Mencari barakah juga biasa diajarkan di pondok kami dengan cara mengambil hati kyai agar senang. Misal menyiapkan tempat mengajar sang kyai, atau membersihkan ndalem beliau. Harapannya, semoga sang kyai mencintai kita juga dan hubungan antar manusia jadi lebih baik. Bukankah nabi mengajarkan agar mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri?. Tentu saja membuat bahagia orang lain tidak terbatas pada kyai, siapapun orangnya, wajib untuk selalu diperlakukan seperti memperlakukan diri sendiri.

Barakah makanan ibu.

Baru ketika makan siang saya buka bungkusan nasi itu. Teringat ibu, dan bersyukur masih diberi kesempatan menikmati masakan beliau. Masakan yang dibuat oleh tangannya sendiri, dengan niat agar putranya sehat. Saya habiskan tanpa sisa. Dan berdoa, semoga barakahnya turun bagi saya.

Masakan ibu, adalah masakan cinta. Dan cinta dari ibu untuk anaknya adalah cinta paling murni yang mungkin terjadi diantara manusia.

Ya Allah, sayangi kedua orangtuaku seperti mereka menyayangi aku ketika aku masih kecil. Amin.

Idanisme

Bapak (baru) satu putra yang kadang kadang nulis.

6 thoughts on “Barakah

      1. Lagi dititik amplitudo terendah mood nulis ini tik… insyaAllah nanti kl udah naik ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s