Buras attack

Buras adalah makanan khas Bugis sejenis arem2 kalo dijawa. Terbuat dari beras bercampur santan, dikukus dengan bungkus daun pisang, dimakan sebagai pengganti nasi dan dihidangkan dalam acara2 khusus atau peringatan sesuatu. Paling sering muncul ketika idul fitri.

Yang paling nikmat dari buras (selain burasnya sendiri) adalah sambalnya. Orang Bugis asli tahu benar bagaimana cara membuat sambal udang dengan rasa yang legit, sedikit manis dan pas dengan buras ini. Suedap!

Hari ini saya diundang ke resepsi rekan kerja yang tinggal disekitaran mess. Semangat langsung meluap membayangkan buras dan sambal udangnya. Datang di resepsi, 3 buras langsung saya angkut. Selesai makan, tambahan 2 buras lagi menyusul. Hehehe

Buras dan sambalnya begitu legendaris di kantor kami, hingga teman2 beberapa minggu sekali khusus memesan buras ini sekerdus dua kerdus untuk dimakan beramai2 di kantor.

Hidup buras, hidup Indonesia!

Idanisme

Bapak (baru) satu putra yang kadang kadang nulis.

3 thoughts on “Buras attack

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s